something that i love

Selasa, 08 Desember 2009

bila kamu bertentangan dengan orang tua




Apakah pernah kamu merasakan orang tua mu tidak mendukungmu? Iya. Mungkin itu jawaban kalian. Dan aku juga pernah merasakan hal yang sama. Kadang kala kita ingin segala sesuatu berjalan sesuai keinginan kita, namun tentu saja itu tidak dapat di wujudkan. Bila kita terlalu bersikeras pada keinginan kita tanpa memikirkan apa yang menjadi pertimbangan orang tua atas diri kita. Karena satu hal yang perlu kita ketahui, yaitu “tak ada satu orang tua pun yang menginginkan anak salah melangkah, mereka semua berkeinginan supaya kita bisa mendapatkan suatu yang terbaik”.

Nah bagaimana bila keinginan kita itu bertentangan dengan orang tua kita? Ada beberapa type tindakan anak (remaja, khususnya) bila menghadapi keadaan tersebut, yaitu :
*      Sebagian anak melalukan pembrontakan gila – gilaan terhadap orang tuanya sendiri ketika menghadapi situasi sepertinya menjepit kebebasan mereka untuk bekarya sesuai bidang yang dia suka.
*      Selain itu ada pula yang segaja ikut dengan keinginan orang tuanya dan dengan segaja pula mematahkan pendapat orang tua mereka dengan mengagalkan apa yang mereka jalani. Kemudian mereka akan habis – habisan mencerca orang tua mereka yang salah menilai yang terbaik untuk masa depan diri mereka…
*      Namun ada sebagian anak yang berpendapat apa pun pendapat orang tua adalah yang terbaik, dan bila mereka merasa kurang sependapat maka mereka akan mencoba menjelaskannya baik dari segi negative maupun positive. Dan berusaha mencari jalan yang terbaik sehingga bisa menjembatani perbedaan pendapat dengan orang tua.
*      Type yang terakhir. Mereka lebih suka tidak mendengarkan pendapat orang lain termasuk orang tua mereka, namun mereka juga tidak ingin berpanjang lebar menjelaskan keinginan mereka. Actually mereka lebih suka membuktikannya. Ya menunjukkan bukti atas tepatnya keputusan yang telah kita lakukan merupakan hal yang luar biasa J

Diantara keempat type itu saya lebih memilih type yang ketiga. Kenapa? Karena saya percaya ada dua hal yang mampu mengubah diri kita kearah yang lebih baik, yaitu Tuhan dan Doa Orang tua (terutama doa ibu).
Kehendak Tuhan dan Doa orang tua berkaitan sangat erat dan tentu saja tak bisa di pisahkan. Saya sangat percaya kehendak Tuhan mungkin akan sulit berubah tanpa doa orang tua. Namun bila orang tua yang berdoa dan meminta yang terbaik untuk diri anak mereka, maka Tuhan akan sangat mudah memenuhinya.

So memang keputusan yang tepat bila kita tidak membatah ucapan mereka. Namun bila tidak sependapat, sebaiknya kita bicarakan alasan kenapa kita tidak sependapat. Supaya orang tua juga mengerti apa yang kita inginkan. Dan minta waktu pada mereka untuk membuktikan kalau apa yang kita pilih itu baik untuk diri kita. Satu lagi, jangan lupa minta doa yang tulus dari mereka. Ya walaupun kita tahu tanpa meminta doa mereka (dari orang tua), mereka akan tetap mendoakan kita, anak – anaknya dengan tulus.



Tidak ada komentar: